Kelas Online
Seluruh Indonesia
Sesi online interaktif lewat Zoom dengan screen-share dan rekaman, dari mana pun dengan koneksi stabil. Komunitas Discord Retora melengkapinya untuk peer practice.

Memegang acara berarti memegang waktu orang banyak. Kamu melatih rundown yang rapi, kalimat sambungan yang mengalir, dan cara memulihkan alur saat acara meleset, karena acara memang sering meleset.
Kelas public speaking dan MC Retora untuk kamu yang di Palembang berjalan online ke seluruh Indonesia. Materinya bersinggungan dengan dua hal yang paling menonjol di kota ini, yaitu bicara spontan yang tetap tertata seperti dalam berbalas pantun, dan membawakan acara berskala besar yang jadwalnya ketat. Kelas MC profesional adalah latihan membawakan acara dari awal sampai selesai, meliputi menyusun rundown, menyambung antar segmen, dan memulihkan alur saat jadwal bergeser. Di Retora jalurnya 5 level, dengan 5 spesialisasi mulai dari wedding sampai broadcast.
Coaching ladder berjenjang. Kamu naik jenjang hanya setelah tahap sebelumnya terbukti kokoh, jadi fondasi tetap utuh.
Acara yang berjalan mulus jarang terjadi karena kebetulan. Berikut keterampilan yang membuatnya terlihat mudah dari kursi penonton.
Tamu jarang menyadari rundown yang rapi, dan langsung merasakan saat urutannya berantakan.
Membagi acara jadi segmen dengan penanda waktu, menyiapkan catatan yang bisa dilihat sekilas, dan tahu persis apa yang datang berikutnya tanpa harus membuka berkas.
Menutup segmen sebelumnya lalu membuka yang berikutnya dalam satu tarikan, sehingga acara terasa mengalir dan tamu tidak merasakan jeda yang canggung.
Mengisi jeda yang mendadak muncul, memotong sambutan yang melewati waktu dengan halus, dan mengembalikan acara ke jadwal tanpa membuat siapa pun merasa dipermalukan.
Berpindah antara Bahasa Indonesia dan Inggris tanpa jeda canggung, termasuk menyesuaikan nada di kedua bahasa dan memilih bagian mana yang perlu diulang.
Resepsi menuntut kehangatan, peluncuran korporat menuntut ketegasan, acara resmi menuntut tata krama. Satu gaya saja tidak cocok untuk semuanya.
Naik jenjang ditentukan target yang terukur, misalnya membawakan acara 1 sampai 2 jam tanpa kehilangan urutan.
Metode Confidence-Craft-Command menyesuaikan konteks Palembang. Di sisi Craft, kamu melatih kerangka yang bisa dipanggil cepat saat harus menjawab di tempat, karena bicara spontan yang bagus selalu berdiri di atas pola yang sudah dikuasai. Di sisi Command, kamu melatih ketepatan waktu dan ketenangan saat acara disorot kamera. Membawakan acara menuntut dua hal sekaligus, yaitu ketenangan pribadi dan kendali atas jalannya acara. Urutan latihannya mengikuti itu: suara dan ketenangan dulu, lalu penyusunan rundown, baru penguasaan ruangan.
Kamu melatih pernapasan 4-4-4 dan proyeksi yang bertumpu pada napas. Acara berlangsung berjam jam, dan suara yang ditarik dari tenggorokan akan habis jauh sebelum rangkaian selesai.
Kamu melatih membagi acara jadi segmen, menandai siapa yang naik di tiap titik, dan menyiapkan catatan yang bisa kamu lihat sekilas saat berdiri di depan tanpa terlihat membaca.
Perpindahan segmen adalah tempat acara paling sering terasa patah. Kamu melatih menyiapkan kalimat sambungan untuk tiap perpindahan, termasuk yang menutup segmen sebelumnya dan membuka yang berikutnya.
Sambutan melewati waktu, tamu kehormatan terlambat, perangkat suara bermasalah. Kamu melatih mengisi jeda yang mendadak muncul, memotong dengan halus, dan kembali ke jadwal tanpa terlihat panik.
Rekaman sesi dibahas bareng trainer dengan catatan pada waktu tertentu. Tempo yang melambat di segmen tertentu atau sambungan yang terburu buru paling mudah terlihat lewat rekaman.
Momen yang terjadi sekali seumur hidup, dan pembawa acaranya menjaga kehangatan tanpa berlebihan. Rangkaiannya panjang dan melibatkan keluarga besar dari dua pihak.
Peluncuran produk, pembukaan acara, dan aktivasi merek. Yang dituntut kesesuaian dengan suara merek, sehingga energinya terukur dan tidak menutupi pesannya.
Ketepatan waktu di sini menentukan rasa. Tiap nama yang dipanggil perlu mendapat momennya sendiri, dan itu soal jeda serta pengaturan tempo.
Acara pemerintahan dan kelembagaan berjalan mengikuti UU 9 tahun 2010 tentang Keprotokolan. Urutan menyapa dan tata letak punya aturan yang dijaga.
Bekerja dengan kamera di depan dan aba aba di telinga. Pendengarmu tidak terlihat, sehingga penanda arah harus datang dari suaramu sendiri.
Kamu di Palembang siap mulai kalau sering diminta bicara mewakili keluarga di acara adat, sedang diarahkan membawakan acara berskala besar, atau ingin lebih tenang saat harus menjawab tanpa persiapan. Tidak ada syarat pengalaman untuk masuk. Titik mulaimu dipetakan saat konsultasi awal, dan gambaran kasarnya begini.
Di Palembang, kemampuan bicara punya wujud yang khas. Di acara adat, tuan rumah dan pihak tamu saling menyampaikan maksud lewat pantun yang dibalas di tempat, sebuah keterampilan menyusun kalimat berirama dalam hitungan detik. Di sisi lain kota, kawasan olahraga berskala nasional membuat acara pembukaan, penyerahan medali, dan jumpa pers jadi agenda yang berulang.
Rangkaian adat Palembang menempatkan pantun sebagai alat menyampaikan maksud, dan balasannya disusun saat itu juga di depan orang banyak. Ini bentuk paling murni dari bicara spontan yang tetap terstruktur.
Kota ini terbiasa menjadi tuan rumah kejuaraan tingkat nasional dan internasional. Acara pembukaan, penyerahan medali, dan jumpa pers menuntut pembawa acara yang tenang di depan kamera dan tepat pada waktunya.
Proses menuju pernikahan di Palembang melewati beberapa tahap pertemuan keluarga, masing masing dengan susunan bicara dan tata krama sendiri. Juru bicara keluarga memegang peran yang menentukan.
Aktivitas pengolahan dan energi membuat presentasi teknis ke manajemen dan mitra jadi kebutuhan rutin, dengan tuntutan angka yang akurat dan ringkas.
Acara yang berantakan hampir selalu berawal dari urutan yang tidak dipegang. Menyusun dan memegang rundown dilatih sebagai keterampilan tersendiri, dengan porsi latihannya sendiri.
Keadaan yang sering terjadi disengaja dimunculkan saat latihan, seperti sambutan yang melewati waktu atau tamu yang belum hadir, sehingga kamu sudah pernah menghadapinya.
Wedding menuntut kehangatan, peluncuran korporat menuntut ketegasan, acara resmi menuntut tata krama. Kamu mendalami yang sesuai arahmu, dan bisa menambah yang lain kemudian.
Tempo yang melambat atau sambungan yang terburu buru paling mudah terlihat lewat rekaman, dan itu dibahas bareng trainer dengan catatan pada waktu tertentu.
Kamu bisa membawa rundown acara yang benar benar akan kamu bawakan, sehingga latihannya langsung terpakai dan bukan contoh yang dibuat buat.
Proyeksi dilatih bertumpu pada napas sejak level awal, karena acara berjam jam menguras suara jauh lebih cepat daripada yang orang kira.
Setelah menyelesaikan program, kamu menerima sertifikat apresiasi dari Retora sebagai catatan bahwa kamu sudah menuntaskannya. Sertifikat ini penghargaan dari Retora, dan berbeda dari sertifikasi profesi yang diterbitkan lembaga resmi.
Membalas di tempat terasa seperti bakat, dan sebenarnya berdiri di atas pola yang dilatih. Kamu melatih kerangka pendek yang bisa dipanggil dalam hitungan detik, sehingga jawabanmu tetap runtut walau disusun saat itu juga.
Acara berskala besar berjalan dengan susunan yang rapat dan sering disiarkan. Kamu melatih cara mengisi jeda yang mendadak muncul, memotong dengan halus saat sambutan melewati waktu, dan kembali ke jadwal tanpa terlihat panik.
Peran juru bicara keluarga menuntut kalimat yang sopan, jelas, dan tidak berputar putar. Kamu melatih cara menyampaikan maksud dengan tata krama yang terjaga, termasuk saat harus menyampaikan hal yang sensitif.
Menumpang belajar dari senior memang jalan yang lazim di sini, dan hasilnya bergantung pada siapa yang kebetulan bersedia mengajari. Kelas sekali datang memberi semangat sesaat lalu hilang. Retora menyusun jenjang lima level dengan target yang jelas di tiap level, dan rekaman sesimu jadi bukti kemajuan yang bisa dilihat ulang. Ketiga jalur ini sama sama menghasilkan jam terbang. Yang membedakan seberapa cepat kesalahan kamu ketahui dan siapa yang mengoreksinya.
Satu sesi 60 menit dengan trainer berpengalaman. Harga sama untuk online seluruh Indonesia, tatap muka mengikuti level kota. Paket lebih besar lebih hemat per sesi.
Pendaftaran dimulai dari paket terkecil 4 sesi, tidak bisa bayar per pertemuan. Pembayaran bisa lunas di awal, atau dua kali: 50% di awal belajar dan 50% sisanya di pertengahan paket.
60 sampai 90 menit per sesi
Hubungi kami
Angka di bawah diturunkan dari rentang waktu tiap level di kurikulum, dan sifatnya gambaran umum. Kecepatannya bergantung seberapa sering kamu benar benar membawakan acara.
Titik mulaimu sudah dipetakan. Proyeksi dari napas jadi kebiasaan, dan kamu sanggup membuka serta menutup acara kecil dengan urutan yang terjaga.
Kamu menyusun rundown sendiri dan menyiapkan kalimat sambungan tiap perpindahan segmen. Acara 45 menit berjalan tanpa kehilangan urutan.
Kamu menjaga energi ruangan sepanjang acara dan menyesuaikan nada dengan jenisnya. Jeda yang mendadak muncul bisa kamu isi tanpa terdengar mengulur.
Kamu membawakan acara 1 sampai 2 jam beserta tata cara resminya, dan sanggup memulihkan alur saat jadwal bergeser jauh dari rencana.
Kami menyebutkan ini di awal supaya waktumu dan waktu kami sama sama terjaga. Kalau poin di atas terasa mengganjal, mungkin ada pilihan lain yang lebih pas untukmu.
Seluruh Indonesia
Sesi online interaktif lewat Zoom dengan screen-share dan rekaman, dari mana pun dengan koneksi stabil. Komunitas Discord Retora melengkapinya untuk peer practice.
Sesi tatap muka belum dibuka di Palembang. Coach traveling saat ini berjalan di 8 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Denpasar, Medan, Semarang.
Acara resmi punya aturan tertulis. Berikut rujukan resminya, supaya kamu bisa memeriksanya sendiri.
Undang undang tentang Keprotokolan, yang mengatur tata urutan acara resmi kenegaraan dan kelembagaan.
Buka sumbernyaIsi formulir pendaftaran dan ceritakan acara yang akan kamu pegang, lalu kita bedah dari situ. Mau lebih tenang saat harus bicara di tempat, di acara keluarga maupun panggung besar Palembang?