Kembali ke Semua KotaJangkauan Coach Traveling

Retora Yogyakarta

DI Yogyakarta

Yogyakarta menampung dua dunia yang jarang bertemu di kota lain. Dari sisi kampus, UGM, UII, UAJY, UNY, dan UMY membuat sidang tugas akhir serta seminar jurusan berulang sepanjang tahun. Dari sisi adat, resepsi gaya Kraton Ngayogyakarta berjalan dengan prosesi panjang yang menuntut Pranatacara berbahasa Jawa krama inggil yang formal.

Area jangkauan
Yogya Kota (Malioboro, kawasan Kraton)Sleman (kawasan kampus UGM, UII, UAJY)BantulKabupaten SlemanKulon Progo
Scene Event Lokal

Scene Event Yogyakarta

  • Kota dengan agenda sidang yang padat

    UGM, UII, UAJY, UNY, dan UMY menggelar sidang tugas akhir serta seminar jurusan secara rutin, sehingga kebutuhan bicara di depan dosen penguji jadi hal yang berulang tiap semester.

  • Resepsi adat gaya Kraton Ngayogyakarta

    Rangkaiannya panjang, mulai dari Nyantri, Siraman, Panggih, sampai kirab. Pranatacara memegang urutan itu dalam bahasa Jawa krama inggil yang formal, dan kesalahan urutan langsung terasa.

  • Acara budaya Jawa

    Grebeg, sekaten, dan pertemuan pegiat wayang berjalan rutin di kota ini, dengan pembawa acara yang memakai bahasa Jawa formal sepanjang rangkaian.

  • Resepsi yang memadukan modern dan adat

    Banyak pasangan memilih akad yang khidmat lalu resepsi dengan sentuhan adat Jawa. Pembawa acaranya berpindah antara dua nada dalam satu hari.

Apa Itu

Kelas Retora di Yogyakarta

Kelas public speaking dan MC Retora di Yogyakarta terbuka untuk mahasiswa, kamu yang ingin mendalami Pranatacara gaya Yogya, serta pembawa acara budaya dan resepsi kombinasi. Konteks yang paling sering dipakai di sini: sidang kampus, Pranatacara krama inggil, dan acara budaya Jawa.

Metode

Confidence-Craft-Command dalam Konteks Yogyakarta

Metode Confidence-Craft-Command menyesuaikan konteks Yogya. Di sisi Craft, kamu melatih kerangka presentasi ilmiah untuk sidang tugas akhir dan cerita yang mendarat di panggung budaya. Di sisi Command, kamu melatih memegang rangkaian Pranatacara yang panjang, dari Nyantri sampai kirab, dengan bahasa krama inggil yang terjaga.

Kesiapan

Kamu Siap Belajar di Yogyakarta?

Kamu di Yogya siap mulai kalau sedang menyiapkan sidang dan ingin lebih tenang di depan penguji, ingin mendalami Pranatacara gaya Yogya, atau mulai membawakan acara budaya maupun resepsi yang memadukan modern dan adat.

Perbandingan

Retora Yogyakarta vs Pilihan Lain

Belajar sambil membantu acara demi acara membentuk jam terbang, dan kebiasaan yang keliru ikut mengendap karena tidak ada yang mengoreksi. Kelas umum jarang menyentuh Pranatacara sama sekali. Retora memberi jenjang lima level dengan rekaman tiap sesi, sehingga yang perlu diperbaiki terlihat lebih awal.

Kenapa Retora Sini

Kenapa Retora di Yogyakarta

  1. 01

    Latihan untuk sidang tugas akhir

    Level Fundamental menggarap fondasi mental lewat pernapasan 4-4-4 dan paparan bertahap, mulai dari tiga orang penguji sampai seminar berisi puluhan pendengar. Setelah itu baru masuk cara menjawab pertanyaan yang menekan.

  2. 02

    Rangkaian Pranatacara gaya Yogya

    Yang dilatih cara memegang rangkaian yang panjang, menyusun kalimat sambungan antar prosesi, dan memulihkan tempo saat acara mundur. Kekayaan istilah dan tata caranya tetap kamu dalami bersama tokoh adat setempat.

  3. 03

    Bahasa Jawa krama inggil yang formal

    Modul ini membahas unggah ungguh dan pilihan kata untuk resepsi adat resmi serta acara budaya, mulai dari daftar istilah yang paling sering dipakai sampai sapaan resmi kepada yang dituakan.

FAQ

Pertanyaan Sering Ditanya seputar Retora Yogyakarta

Apa beda Pranatacara Yogya dan Solo?
Keduanya memakai krama inggil, dan yang membedakan pilihan istilah serta rangkaian prosesinya. Gaya Yogya memakai istilah khas Ngayogyakarta dan punya prosesi Nyantri yang tidak ada di Solo. Modul Retora membahas perbedaan itu supaya kamu tidak tertukar saat membawakan keduanya.
Cocok untuk mahasiswa yang gugup saat sidang?
Sangat cocok, dan itu justru titik mulainya. Level Fundamental fokus ke fondasi mental dengan pernapasan 4-4-4 dan paparan bertahap, dari tiga orang dosen penguji sampai audiens seminar puluhan orang. Tekanannya dinaikkan pelan pelan, sehingga saat hari sidang tiba situasinya sudah terasa familiar.
Bahasa Jawa krama inggil sulit dipelajari?
Butuh waktu, dan bisa dijalani bertahap. Modulnya dimulai dari daftar istilah yang wajib dikuasai Pranatacara seperti kula, panjenengan, dan sowan, lalu latihan sapaan resmi kepada yang dituakan, baru rangkaian penuh. Dari titik nol, kisaran waktu yang wajar 3 sampai 6 bulan dengan latihan rutin.

Di luar kota-kota ini?

Jalur Coaching Online Nasional via Zoom plus Discord voice dengan recording playback tersedia untuk peserta di seluruh Indonesia.

Lihat Online Nasional

Sedang menyiapkan sidang atau ingin mendalami Pranatacara gaya Yogya? Konsultasi gratis lewat WhatsApp.

Konsultasi Gratis via WhatsApp